Minggu, 11 Mei 2014

KABUPATEN CILACAP



Kabupaten Cilacap terletak di Propinsi Jawa Tengah. Ibukotanya adalah Cilacap. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Brebes dan Kabupaten Banyumas di utara, Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Kebumen di timur, Samudra Hindia di selatan, serta Kabupaten Ciamis,  Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran (Jawa Barat) di sebelah Barat.
Berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Barat, Cilacap merupakan daerah pertemuan budaya Jawa Banyumasan  dengan  Budaya Sunda (Priangan Timur). Nusa Kambangan, sebuah pulau yang tertutup terdapat Lembaga Pemasyarakatan Kelas I, terdapat di kabupaten ini. Ada beberapa Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas I yang masih aktif antara lain: LP Permisan, LP Kembangkuning, LP Batu, dan LP Besi.


Cilacap merupakan kabupaten terluas di Jawa Tengah  dengan luas wilayahnya sekitar 6,6% dari total wilayah Jawa Tengah. Begitu luasnya sehingga kabupaten ini memiliki dua kode teelepon yaitu 0282 dan 0280
Bagian utara adalah daerah perbukitan yang merupakan lanjutan dari  Rangkaian Bogor  di Jawa Barat, dengan puncaknya Gunung Pojoktiga  (1.347meter), sedangkan bagian selatan merupakan dataran rendah. Area hutan  menutupi lahan Kabupaten Cilacap bagian utara, timur, dan selatan.
Di sebelah selatan ada Nusa Kambangan, yang memiliki Cagar Alam Nusakambangan. Bagian barat daya ada sebuah  inlet yang dikenal dengan Segara Anakan. Ibukota kabupaten Cilacap berada di tepi  pantai Samudra Hindia , dan wilayahnya juga meliputi bagian timur Pulau  Nusa  Kambangan.

Ibukota Kabupaten Cilacap adalah Cilacap, yang terdiri atas kecamatan Cilacap Utara, Cilacap Tengah, dan Cilacap Selatan. Kabupaten Cilacap terdiri atas 24 kecamatan. Di antara kota-kota kecamatan yang cukup signifikan di Kabupaten Cilacap adalah: Sidareja, Majenang, Karangpucung, dan Kroya. Majenang dan Sidareja menjadi pusat pertumbuhan kabupaten Cilacap di bagian Barat sedangkan Kroya dan Sampang menjadi pusat pertumbuhan di Bagian Timur.
Sebagian penduduk Kabupaten Cilacap bertutur dalam bahasa Sunda, terutama di kecamatan-kecamatan yang berbatasan dengan Jawa Barat, seperti Dayeuhluhur, Wanareja, Kedungreja, Patimun, Majenang, Cimanggu, dan Karangpucung, dikarenakan bahwa pada masa lalu wilayah Kabupaten ini adalah bagian dari Kerajaan Galuh.
Berdasarkan naskah kuno primer Bujangga Manik  (yang menceriterakan perjalanan Prabu Bujangga Manik, seorang pendeta Hindu Sunda  yang mengunjungi tempat-tempat suci Agama Hindu  di pulau Jawa dan Bali  pada awal abad ke-16), yang saat ini disimpan pada  Perpustakaan Boedlian ,  Oxford University ,  Inggris  sejak tahun  1627 , batas Kerajaan Sunda  di sebelah timur adalah sungai  Cipamali  (yang saat ini sering disebut sebagai kali Brebes) dan sungai Ciserayu (yang saat ini disebut Kali Serayu) di Provinsi  Jawa Tengah .



Sumber : http://id.wikipedia.org/ 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar